Vibrasi Beton Pada Pelaksanaan Pengecoran Beton

vibrator
Gambar 1 : Alat Concrete Vibrator

Vibrasi beton adalah proses pemadatan beton untuk menghilangkan rongga udara pada beton. Proses ini menggunakan alat yang dinamakan Concrete Vibrator. Proses ini harus dilakukan dengan baik dan dilakukan dengan acuan standar tata cara yang berlaku terkait tata cara pemadatan beton dengan alat vibrator.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pemadatan beton ini. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

    • Proses pemadatan dilakukan dengan vibrasi beton yang baik dan menghindari vibrator menyentuh bekisting ataupun tulangan.

    • Radius vibrasi beton ketika anda mencelupkan alat vibrator pada beton, harus menyentuh seluruh permukaan beton.

    • Proses vibrasi dilakukan dengan memasukkan vibrator ke adukan beton yang dituang dengan cepat dan mengangkatnya dengan lambat.

    • Jangan melakukan vibrasi beton ulang pada bagian yang sudah divibrasi. Karena akan mengakibatkan beton yang sudah setting, akan bergetar kembali. Hal ini akan menimbulkan retakan nantinya.

    • Seluruh bagian dari struktur beton harus dilakukan proses vibrasi beton ini. Tidak terkecuali pelat, kolom, balok, sloof, pilecap, pondasi. dan struktur-struktur yang terbuat dari beton bertulang.

      vibrasi beton
      Gambar 2 : Melakukan Vibrasi pada Beton
    • Persiapkan cadangan alat vibrator pada saat pelaksanaan pengecoran. Hal ini untuk mengatasi kemungkinan adanya kerusakan alat vibrator yang dipakai pada saat pengecoran, sehingga proses pemadatan dapat tetap dilakukan dengan alat vibrator cadangan tersebut.

Terkadang, terkait dengan proses pemadatan ini seringkali disepelekan. Sehingga, hasil dari pengecoran menghasilkan beton yang keropos dan berongga. Hal ini akan menyebabkan penurunan nilai kekuatan rencana dari mutu struktur beton. Adapun seringkali ditemukan kegiatan menutupi dengan plesteran pada hasil pengecoran beton yang tidak sempurna. Hal ini hanya menutupi bagian terluar dan tidak mengatasi rongga pada beton. Kegiatan tidak patut ini dilakukan untuk menutupi kesalahan proses pekerjaan pengecoran dimana vibrasi beton tidak dilakukan dengan baik.. Pastikan bahwa pemadatan dengan alat vibrator ini, dilakukan sesuai prosedur atau standar yang berlaku serta tentunya dilakukan oleh tenaga kerja yang mampu melakukannya.

 

 

– Cistre Indonesia

Share and Follow:
Facebook0
Google+0
http://cistreindonesia.com/2017/01/05/vibrasi-beton-pelaksanaan-pengecoran/
Follow by Email
RSS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *